Sekolah Alam Indonesia

Rumah Kami

 Buble

“sekolah alam indonesia adalah sekolah yang membebaskan”

It’s a dream comes true!
Sekolah alam INDONESIA adalah sebuah impian yang menjadi kenyataan bagi mereka yang mengangankan dan menginginkan perubahan dalam dunia pendidikan. Bukan sekedar perubahan sistem, metode dan target pembelajaran, melainkan perubahan paradigma pendidikan secara menyeluruh yang pada akhirnya mengarah pada perbaikan mutu dan hasil dari proses pendidikan itu sendiri. Insya Allah.

Di sekolah alam INDONESIA, anak-anak dibebaskan bereksplorasi, bereksperimen dan berekspresi tanpa dibatasi sekat-sekat dinding yang mengekang rasa ingin tahu mereka yang membatasi interaksi mereka dengan kehidupan yang sebenarnya yang membuat mereka berjarak dan tak akrab dengan alam lingkungan mereka.

Anak dibebaskan menjadi diri mereka, dan mengembangkan potensi diri untuk tumbuh menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berwawasan ilmu pengetahuan dan siap menjadi pemimpin sesuai hakikat menciptakan manusia untuk menjadi pemimpin di muka bumi (khalifatu fil ardh).582685_10151447962962608_1130180881_n

Anak dibebaskan dari tekanan ‘mengejar’ nilai dan rangking, tapi didorong untuk menumbuhkan tradisi ilmiah. Prestasi tidak dilihat dalam perbandingan dengan anak lain, tapi dari upaya mereka mengikuti proses belajar dengan baik. Belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan. Belajar jadi kebutuhan. Sekolah tidak menjadi penjara yang membosankan.

Green“merubah paradigma pendidikan secara menyeluruh”

Di sekolah alam INDONESIA, guru berkreasi dalam mengajar. Kreativitas guru tidak dibatasi oleh buku paket dan target nilai. Guru tak sekedar mengajar, tapi mendidik . Guru jadi panutan dan juga jadi teman serta pendengar yang baik. Guru adalah fasilitator. Guru-guru memiliki idealisme tinggi dan berdedikasi di sekolah ini membantu anak didik mengenali kelebihan dan kekurangannya dan menjadikan mereka merasa dihargai. Tidak sekedar kenal tapi paham. Tidak sekedar berilmu, tapi berkarakter dan berakhlak mulia. Tidak sekedar mandiri, tapi bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dikerjakan.

“Belajar jadi kebutuhan, bukan keharusan. Sekolah tidak menjadi penjara yang membosankan. “

Sebagai sekolah berbasis komunitas, penyelenggaraan kegiatan pendidikan tidak semata-mata jadi tanggung jawab Guru dan Yayasan, tapi juga orang tua murid. Semua terlibat, semua turun tangan mengatasi berbagai kendala dan persoalan yang timbul. Semua peduli dengan pengembangan sekolah, karena sekolah bukan ‘milik’ Yayasan atau pribadi-pribadi tertentu, tapi milik komunitas.

Semangat kebersamaan komunitas dibangun dengan prinsip anakmu adalah anakku, yang diterjemahkan dalam sistem subsidi silang, dimana yang lebih mampu membantu yang kurang mampu.

Sebagai sebuah paradigma baru dalam pendidikan Indonesia, Sekolah Alam Indonesia diharapkan menjadi tambahan kekayaan dalam khazanah pendidikan nasional. Bisa dinikmati oleh lebih banyak anak di seluruh Indonesia. Bisa lebih melibatkan banyak pihak dalam mengembangkannya. Karena pada hakikatnya, penyelenggaraan pendidikan itu bukan cuma tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab seluruh komponen bangsa.[pb_builder]

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Leave a Reply