Program Pelatihan Guru

Seorang sahabat pernah bertanya, “Bagaimana cara memilih sekolah yang bagus untuk anak saya? Semua sekolah, kalau ditanya, pasti menjawab bahwa sekolah mereka bagus. Bagaimana cara praktis untuk memilihnya?”. “Gampang!” jawab saya.“Temui saja kepala sekolahnya. Tanyakan tentang jadwal pelatihan guru di sekolahnya. Jika ada  kepala sekolah yang mengatakan jadwal pelatihan guru di sekolahnya 3 hari dalam 1 tahun, atau ada yang 3 hari dalam 6 bulan, ada juga kepala sekolah yang  mengatakan bahwa setiap hari hampir ada konsultasi lesson plan, suatu pelatihan guru yang paling praktis, maka pilihlah sekolah yang punya durasi jadwal pelatihan terbanyak!”

Dialog di atas, sejalan dengan tulisan Munif Chatib dalam bukunya “Gurunya Manusia”, di halaman 39. Dengan sangat jelas, Munif memberikan titik tekan terhadap pentingnya upaya peningkatan kualitas guru melalui program pelatihan. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan jika kualitas pendidikan bagus maka akan terbangun masyarakat, bangsa dan negara yang berkualitas.

Pendidikan adalah kunci perubahan, dan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh para pelaku pendidikan, dalam hal ini adalah guru. Namun, pendidikan bukan hanya terjadi di sekolah. Bahkan sebelum anak-anak mengalami masa sekolah, mereka telah belajar di rumah.Setelah anak-anak sekolah, mereka juga pulang ke rumah. Artinya, pendidikan justru dimulai dari rumah. Maka selain memperhatikan kualitas pendidikan di sekolah, yang juga harus diperhatikan adalah kualitas pendidikan di rumah. Sukses pendidikan seorang anak didik akan menjadi suatu keniscayaan manakala terjadi harmoni pendidikan di rumah dan sekolah, terjadi keselarasan perhatian orang tua di rumah dan para guru di sekolah. Gelombang perubahan masa depan itu, terbentuk dari rumah dan sekolah.(Kutipan dari artikel Andai Anak Bisa Memilih Orang Tua oleh Cahyadi Takariawan (2012.02.02)).

Dalam rangka meningkatkan kualitas guru, LitBang Sekolah Alam Indonesia telah menyusun jadwal pelatihan regular dan non regular,  mengisi pekan-pekan kosong di sela kepadatan kegiatan SAI. Pelatihan regular yang dimaksud adalah sesuai jadwal yang ditetapkan LitBang SAI, sedangkan pelatihan non regular adalah pelatihan setiap pekan yang bersifat insidental sesuai kebutuhan.

Pelatihan regular meliputi:

  • Pelatihan internal yang terkait kemampuan akademis, misalnya konsep, administrasi,  kemampuan mengajar, pengelolaan outing dan sebagainya. Sedangkan pelatihan internal yang yang terkait non akademis (bidang pendukung) seperti English, Al Qur’an, pemeliharaan kesehatan jasmani, dan kegiatan tambahan lainnya.
  • Pelatihan eksternal yang ditujukan untuk guru-guru di luar Sekolah Alam Indonesia.

Kegiatan Pelatihan regular periode Januari-Maret, meliputi materi-materi antara lain English Course setiap Jum’at pagi, Japan course setiap Rabu sore, pelatihan bahasa Indonesia tentang bagaimana aplikasi bahasa Indonesia di kelas, pelatihan bagi guru baru berupa pematangan pemahaman terhadap konsep SAI, komunikasi, manajemen kelas dan lain-lain. Selain itu juga diberikan beberapa proyek untuk dikerjakan para guru baru, misalnya menyelenggarakan suatu seminar pelatihan guru. Pada bulan Maret direncanakan dilakukan pelatihan matematika dan creative skill.

Dengan berbagai kegiatan kursus dan pelatihan tersebut, diharapkan para guru Sekolah Alam Indonesia, sebagai ujung tombak pembelajaran di sekolah, dapat terus meningkatkan kualitasnya yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan kualitas anak didik SAI yang berakhlaq mulia, cerdas dengan leadership yang mumpuni untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan. Amin (dk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: