Senangnya Melihat Satelit di Museum Telekomunikasi

Siswa dan siswi TK B Apollo dan Sputnik melakukan outing ke Museum Telekomunikasi di TMII, hari Kamis, 9 Februari 2012. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan belajar mengajar di TK B yang  bertema alat komunikasi.

Satu pekan sebelum outing, guru kelas sudah menginformasikan rencana kegiatan tersebut kepada para siswa. Mereka menyambutnya dengan sangat antusias. Sedangkan untuk mempersiapkan kebutuhan lain, guru kelas berkoordinasi dengan dewan kelas hingga outing ini kami prediksi dapat berjalan lancar.

Saatnya tiba! Kami akan berangkat! Semua siswa dengan berpakaian batik dan tas ransel warna-warni yang besar berjalan berbaris dari kelas menuju parkir mobil di depan gerbang. Kami dibagi menjadi lima kelompok. Pembagian kendaraan  dilakukan oleh Bu Aini dan pembagian tas P3M oleh Bu Ais. Bu Unin, guru magang dari Bengkulu ikut membantu. Kami berangkat menuju Museum Telekomunikasi TMII.

Setibanya di lokasi, kami berkumpul sebentar di pintu masuk dan disambut dengan ramah oleh petugas. Kemudian kami berjalan secara berkelompok menuju bioskop. Ternyata ada pemutaran film kartun yang menjelaskan secara singkat tentang hal-hal yang berkaitan dengan telekomunikasi dan pentingnya menjaga fasilitas telepon umum.

Sekitar 20 menit kemudian, kami menuju ke ruang utama museum. Jalannya memutar seperti spiral mengelilingi ruangan berbentuk kubah besar. Walau menanjak dan harus menuju lantai 4 terlebih dahulu,  semua siswa terlihat senang.

Di lantai paling atas, kami diperlihatkan alat telekomunikasi jaman lampau seperti kentongan, bendera semapur dan gong. Semua siswa diperdengarkan suara kentongan tersebut. Pastinya berbeda dengan kentongan yang ada di kelas untuk memanggil siswa masuk kelas.

Setelah itu, kami menuruni tiap lantai. Banyak hal yang kami lihat. Mulai dari telepon jaman dulu yang tidak ada tombolnya, telepon yang ada tombolnya hingga telepon telekonferensi. Mulai dari kentongan hingga kabel bawah laut sebagai sarana komunikasi antar pulau dan benua.

Akhirnya tur kami selesai. Sebelum makan siang, kami melihat berbagai jenis telepon di lantai dasar. Dalam pertanyaan terakhir, semua siswa diminta untuk menghitung jumlah telepon yang ada di depan mereka. Jawabannya sangat beragam.  Hanya satu anak yang menjawab tepat, yaitu 40 buah telepon. Namun, yang lebih menarik adalah cara menghitung mereka yang bermacam-macam. Ada yang hanya duduk, ada pula yang maju mendekati display telepon tersebut.

Wah, capek sekali! Outing pertama kami di semester dua ini sangat menyenangkan. Semua siwa dapat menikmatinya dengan baik dan juga dapat belajar langsung dari sumbernya (yk/dk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: