Outing SD1 Sekolah Alam Indonesia ke istana susu Cibugari

Cibugary menjadi tempat outing SD 1 cumulus dan stratus yang di laksanakan pada awal April lalu. Berlokasi di daerah Cibubur, Cibugary ini adalah sebuah peternakan yang memiliki luas 11 hektar.  Nama Cibugary di ambil dari kepanjangan Cibubur Garden Diary dan memiliki sapi perah sebanyak 60 ekor.

Ketika tiba di Cibugary, anak-anak serta PAK disambut oleh segelas susu yang yummy dari ibu-ibu petugas dan tak lupa memakan snack yang sudah di bawa. Ibu-ibu petugas menyambut kami dengan ramah dan banyak sekali memberikan penjelasan mengenai Cibugary. Ada salah satu ibu petugas menjelaskan bahwa di Cibugary ini tidak hanya terdapat sapi betina (sapi perah) saja. Tetapi ada juga sapi pejantan dan kambing. Tentu saja jumlah sapi pejantan dan kambing tidak sebanyak sapi perah. Dijelaskan bahwa makanan sapi di Cibugary ini adalah ampas tahu, dedak padi, dan bungkil kelapa. Anak-anak terlihat sangat antusias sekali dan sesekali mereka memberikan pertanyaan ke ibu petugas.

Ibu petugas mengatakan bahwa sapi perah di cibugary ini diperah sebanyak 2x dalam sehari yaitu jam 3 pagi dan 1 siang. Sebelum di perah ambing susu dari sapi-sapi ini harus dibersihkan terlebih dahulu agar tidak ada kotoran atau bakteri serta kuman-kuman yang merusak kualitas susu sapi.

Betapa beruntungnya kami karena diberikan kesempatan untuk memerah susu sapi dan memberi makan anak sapi. Ada yang berteriak senang tapi ada pula yang takut-takut untuk mencoba.

Tapi semua itu hilang ketika kami semua di ajak berkeliling kandang sapi. Kami seperti menjadi penggembala sapi dalam sehari. Anak yang tadinya takut untuk mencoba memerah susu sapi menjadi berani ketika di berikan semangat oleh ibu petugas, PAK, dan teman-temannya. Semuanya senang.

Ibu petugas menjelaskan bahwa hanya sapi yang sudah berusia 2 tahun dan sudah melahirkanlah yang bisa di perah susunya. Dan tidak lupa sapi harus diberi makan ampas tahu agar produksi susunya menjadi lebih banyak.

Pada saat di kandang, anak-anak dibagi menjadi 2 kelompok besar. Kelompok pertama memerah susu sapi dan kelompok ke 2 memberi makan anak sapi. Sayang anak sapinya tidak bisa di gendong karena besarnya sudah sebesar kambing dewasa. Setelah selesai, kelompok 1 dan 2 pun bertukar tempat. Anak-anak sangat senang sekali.

Setelah berkeliling kandang, memerah susu, dan memberi makan anak sapi, anak-anak sudaj ditunggu oleh ibu petugas yang lain di luar kandang untuk mengolah susu sapi murni yang sudah diperas menjadi susu sapi yang siap di minum.

Anak-anak kembali terlihat bersemangat dengan kegiatan ini. Satu per satu secara bergiliran mereka mengaduk susu yang sedang di masak hingga mendidih. Hal ini dilakukan agar lemak yang ada dalam susu tetap tercampur dan tidak mengendap. Agar rasanya menjadi manis, 1 liter susu diberikan 3 sendok gula.

Setelah susu matang, terdapat proses pendinginan agar susu siap untuk di santap. Tidak membutuhkan waktu yang lama, anak-anak pun di ijinkan untuk mencicipi susu hasil olahan mereka. Susu itu sangat baik untuk pertumbuhan tulang, gigi dan pencernaan.

Tak terasa hari sudah semakin siang. Setelah mengerjakan worksheet dan makan siang bersama, anak-anak beserta PAK pun melaksanakan shalat dzuhur berjamaah. Kebetulan yang menjadi imam saat itu adalah Pak Adi.

Sebelum kami semua berpamitan pulang, Pak Rahmat selaku penanggung jawab Cibugary memberikan kata sambutan untuk kami semua. Beliau sangat senang dan berterimakasih atas kunjungan kami. Kami semuapun ikut senang apalagi ditambah oleh-oleh susu dan yoghurt dari Cibugary. Jazakallah Cibugary untuk pengalamannya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: