Rubik’s Cube

Searching di google dijelaskan bahwa kubus rubik adalah permainan teka-teki dari tahun 1974. Belakangan ini populer kembali dimainkan sejumlah anak-anak di sekolah. Permainan yang diciptakan oleh Erno Rubic seorang pengajar desain interior dan arsitektur di Budapest Hungaria.

Erno Rubik lebih menyukai menggunakan model nyata yang terbuat dari kertas, kertas karton, kayu atau plastik pada saat ia sedang mengajar untuk memudahkan ia berkomunikasi atau menjelaskan tentang tiga dimensi kepada mahasiswa, agar penjelasannya dapat lebih dimengerti dengan baik dan dapat mudah diingat oleh mahasiswanya.

Rubik’s Cubes kebanyakan terbuat dari bahan plastik yang terdiri atas 26 bagian kecil yang berputar pada poros. Porosnya sendiri tidak terlihat jika kita tidak melepaskan satu persatu kubus kecilnya yang berjumlah 26. Setiap sisi dari Rubic Cubes ini memiliki sembilan permukaan yang terdiri dari enam warna yang berbeda. Ketika terselesaikan atau terpecahkan, setiap sisi dari kubus ini akan memiliki satu warna saja dan warna yang berbeda dengan sisi lainnya.

Penciptanya sendiri membutuhkan kurang lebih sebulan untuk memecahkan teka-teki dari game kubus ini. Sebelum diproduksi masal pada tahun 1977, ternyata dibutuhkan kira-kira beberapa tahun sebelumnya untuk membuat prototypenya saja.

Mainan kubus yang menggila ini mungkin telah terjual lebih dari puluhan jutaan dan menarik perhatian para ahli matematika dan orang-orang dalam komunitas akademik. Selain itu juga Rubik’s Cube telah menjadi acara perlombaan kompetitif pada tahun 1982 di Budapest sebagai tuan rumah kejuaraan dunia pertama dan Vietnam Minh Thai menang, memecahkan teka-teki di bawah 23 detik.

Rekor Dunia dalam menyelesaikan Rubik’s Cubes

Muhammad Iril dari Indonesia dalam kompetisi Jakarta Open 2010 di FX Builing dengan mata tertutup mampu menyelesaikan 16 buah Rubik Cubes dalam waktu 57 menit. Rekor ini telah mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Tong Jiang dari China dengan 16 buah Rubik Cubes.

Sementara untuk kompetisi dunia dengan mata terbuka, pemegang rekor dunia untuk 3x3x3 Rubik Cubes dipegang oleh Collin Burns dari Amerika Serikat dengan catatan waktu 5,25 detik di kompetisi Doylestown Spring 2015 pada April 2015, lalu Mats Valk dari Australia di kompetisi Zonhoven terbuka 2013 dengan catatan waktu 5,55 detik mengalahkan Feliks Zemdegs dengan catatan waktu 5,66.

Apa manfaat Kubus Rubik untuk pendidikan khususnya matematika?

Dimulai dari mengenalkan tiga dimensi pada pelajaran matematika hingga akhirnya digandrungi. Luar biasa pendekatan yang dibangun seorang guru agar setidaknya anak-anak ‘melirik’ matematika sebagai pelajaran yang tidak menakutkan lagi.

Permainan edukatif ini menjadi jembatan penyelesaian matematika khususnya tiga dimensi. Hasilnya bisa dilihat langsung di kelas-kelas belajar matematika.

Mau coba?

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: