Sahabat

Teman sepermainan sering menjadi orang kedua setelah orang tua. Memilihnya menjadi strategis karena teman sepermainan mempengaruhi sikap dan tindak tanduk dalam kehidupan.

“Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.” HR Abu Dâwud dan at-Tirmidzi.

Setidaknya memilih teman sepermainan perlu memperhatikan beberapa hal. Aqidahnya lurus, dapat menjauhi perbuatan maksiat, dan menjadi teman yang saling menasehati dalam kebenaran.

Semoga membawa ke surga bersama.

Aamiin.

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: