Sungaiku

Belajar dari perjalanan sungai menuju laut yang membawa pesan dari hulu. Bahwa airnya jangan dicemari. Biarkan tetap sehat tidak dikotori.

Belajar dari perjalanan sungai yang membawa air berkelok-kelok diselingi jeram-jeram kecil dan dalam. Kadang cepat kadang lambat alirannya.

Belajar dari perjalanan sungai yang membawa air agar bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh manusia. Urusan masak memasak – urusan dapur. Dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Menumbuk padi walau sekarang jarang terlihat. Dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya.

Belajar dari kesalahan manusia yang tidak memeliharanya. “Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” QS ibrahim: 32-34.
Berjanjilah mulai sekarang agar bisa memeliharanya. Paling tidak, jangan membuang sampah di sana.

@kangyudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: