Belajar dari Maestro

Perlu diketahui bahwa sumber belajar berada di sekitar kita. Bisa dari orang tua yang banyak mempengaruhi pola pikir. Bisa dari guru di sekolah. Bisa dari teman sepermainan ataupun dari alam sekitar berkat perenungan mendalam.

Namun belajar dari maestro itu berbeda. Mumpuni dan menginspirasi.

Membaca dari cerita lama tentang murid mencari ilmu dari guru sang maestro tentu bukan isapan jempol.
Cerita Imam Syafii yang rela ikut mengembara di pedusunan Arab Badui selama dua puluh tahun karena bahasa arabnya paling fasih. Cerita ini membuktikan bahwa belajar dari maestro perlu perjuangan.
Hasilnya. Bisa dibayangkan. Usaha kerja keras yang dilakukan dengan kesabaran menerima kesulitan akan bernilai sekelas Imam Syafii.

Mari dibuktikan.

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: