Mandiri Sejak Dini

Saat pertama kali ditempatkan di level KBTK, sempat terbersit keraguan. Apakah saya sanggup ‘melayani’ anak-anak itu? Apakah saya dapat menjadi contoh yang baik bagi mereka? Karena anak-anak sering meniru apa yang dia lihat. Apa lagi dari gurunya.

Saya putuskan masuk ke ‘dunia mereka’. Ternyata, tidak sepenuhnya seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Memang anak-anak mudah meniru apa yang mereka lihat. Tetapi ternyata menyebabkan mereka lebih mandiri dan tidak selalu ‘dilayani’.

Kelas di level KBTK yang pertama saya masuki memang TK-B. Mungkin karena kelas TK-B sehingga mereka terlihat lebih mandiri. Mereka sudah dapat beristinja sendiri begitu selesai BAK/BAB. Mampu merapikan sepatu boot. Bisa mengganti baju sendiri. Dapat merapikan barang-barang pribadi, dan masih banyak hal lain yang saya pikir mereka membutuhkan bantuan penuh.

Berikutnya saya mendapat amanah di kelas TK-A. Ternyata kemandirian mereka hanya berbeda tipis. Tahun berikutnya saya masih di TK-A. Ada perbedaan kemandirian. Mungkin karena lebih banyak siswa baru dibanding siswa lamanya. Seperti yang saya tahu kemandirian anak-anak sudah mulai dibentuk sejak mereka Play Group (KB).

Bisa dibayangkan kenapa mereka begitu mandiri. Karena sejak KB mereka datang ke kelas sendiri. Mengenal barang milik pribadi. Beristinja sendiri dan lainnya. Di TK-A, kemandirian mereka diperkuat kembali. Ditambahkan tanggung jawab mencuci piring sendiri setelah makan siang bersama. Merapikan mainan dan beberapa hal lainnya yang tersangkut dengan kemandiriannya. Semua yang telah dibiasakan, dilatih kembali sehingga menjadi kebiasaan bagi mereka. Hal tersebutlah yang menyebabkan sejak usia dini mereka sudah dapat mandiri.

Hal ini pun menjadi pembelajaran bagi saya sebagai orang dewasa. Terkadang, kita sebagai orang dewasa yang menyebabkan mereka tidak mandiri. Kita masih suka merasa mereka tidak bisa melakukannya tanpa bantuan kita. Kita tidak sabar menunggu mereka melakukan atau mencoba hal baru.

Saat kita mulai percaya bahwa mereka bisa dan bersabar menunggu mereka melakukannya maka mereka pun akan mulai mandiri.

@Bu Vega

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: