Melahirkan Generasi Qur’ani

Al-Quran adalah pedoman hidup dan tuntunan yang sempurna bagi hidup seorang muslim. Di dalamnya ada banyak keutamaan bagi seorang muslim. Al- quran adalah obat bagi jiwa yang gundah. Memberikan syafaat dan pahala yang besar bagi pembacanya. Dua pahala bagi orang yang sulit membacanya. Pahala membacanya dan pahala atas usahanya yang sungguh-sungguh dalam mempelajarinya.

Mempelajari Al- Qur’an adalah sebaik-baik manusia di sisi Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, خيركم من تعلم القرآن وعلمّه Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

Sekolah Alam Indonesia (SAI) menjadikan Al-Qur’an sebagai salah satu mata pelajaran yang wajib dipelajari siswa siswinya. SAI mempunyai visi yang kuat. Melahirkan generasi kholifah fil Ardh dari tingkat KB-TK sampai tingkat BLESS (SMA). Demikian juga guru-guru Sekolah Alam Indonesia. Kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar menjadi salah satu syarat yang harus dimilikinya. Hal itu karena guru menjadi teladan bagi para siswa dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Pembelajaran Al-Quran di Sekolah Alam Indonesia dikelola oleh tim Ulumuddin. Guru-guru khusus bidang studi Al-Quran, bahasa Arab, dan Ilmu Syariah lainnya seperti Fiqh dan Qur’an Hadits.
Khusus untuk tingkat SD kelas 6. Setiap akhir tahun menjelang Ujian Nasinal diadakan sertifikasi Al-Qur’an. Ujian yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan pencapaian para siswa. Pencapaian pelajaran Al-Quran selama enam tahun yang telah dilaluinya. Ujian ini diadakan dengan mengerahkan seluruh tim Ulumuddin. Tim penguji beranggotakan tiga orang. Masing-masing penguji akan menilai kemampuan siwa dalam hal adab terhadap alquran, kualitas bacaan dan hafalan siswa. Juz yang diujikan adalah surat yang sudah dihafalkan siswa selama ditingkat SD. Teknisnya para siswa diminta membacakan beberapa surat dalam juz 29 secara full dari awal surat sampai akhir ayat. Siswa juga diminta meneruskan atau menyambung ayat yang dibacakan tim penguji.

Tujuan dari ujian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga hafalan. Menjaga dengan cara muroja’ah atau mengulang-ulangnya. Itu bisa dilakukan di rumah ataupun di sekolah agar kualitas hafalannya terjaga dengan baik. Khusus di rumah, diharapkan peran serta orangtua untuk senantiasa menemani anak-anak muroja’ah. Kebersamaan antara orangtua dan anak dalam belajar Al-Qur’an menjadi teladan yang baik dan indah. Pahala besar sudah Allah SWT janjikan. Seperti dalam hadits, “Bagi orang-orang yang berkumpul dalam rangka membaca dan mempelajari Al-Quran, maka Allah SWT akan limpahkan ketenangan, ketentraman, kebahagiaan dan dihadiri para malaikat dan mengaminkan doa-doa yang dilantunkan dan Allah SWT akan menyebut nama-nama orang yang berkumpul tersebut disisi makhluk yang lain.

Maasya Allah. Jikalau semua orangtua menyadari akan besarnya janji yang Allah SWT sampaikan. Tentu mereka akan berlomba-lomba dan bersemangat menemani anak-anak untuk senantiasa mengajak murojaah dan mengaji di rumah. Berharap pencapaian hafalan dan tilawah Al-qur’an para siswa akan lebih optimal.
Cita-cita besar Sekolah Alam Indonesia untuk melahirkan generasi kholifah fil ardh bukan hal yang mustahil akan segera terwujud. Aamiin.

@Bu Dadah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: