Menggunting Pola

Beberapa tahun silam menjadi master training di wamena membuat kerinduan yang dalam dengan anak-anaknya. Semangatnya selalu berkobar. Bertelanjang kaki menuju sekolah dari balik bukit nun jauh di sana. Membawa parang sudah biasa. Buat membuka jalan dari ilalang yang tumbuh cepat. Namun membawa alat tulis tidak biasa. Buku ditinggal di sekolah karena percuma dibawa pulang jika penerangan malampun tidak tersedia. pena-pensil mungkin juga sulit dicari. Sehingga menggenggamnyapun sulit.

Beruntung masih ada sekolah. Ada tujuan pengembaraan paginya. Bertemu bapak ibu guru juga teman-teman sebaya.

Latihan menggenggam, menggunting lurus, menggunting berpola perlu dibiasakan. Biarkan lentur. Biarkan ototnya terbiasa menggenggam pensil atau pena.

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: