Merenung

Berpikir dalam, bukan melamun. Berpikir tentang banyak hal. Penciptaan manusia. Pergantian siang malam. Keanekaragaman tumbuhan. Berjenis-jenis hewan. Perbedaan musim kemarau dan penghujan. Dan semua yang berhubungan dengan keberadaan manusia di dunia.

Berpikir bahwa Sang Pencipta menyediakan ruang dan waktu tak terbatas. Atas aktivitas, atas eksplorasi pemikiran manusia. Semuanya disediakan cukup selama manusia tidak tamak. Kebutuhan makan tidak ada habisnya tapi kapasitas perut terbatas. Ruang alam terbentang tak terhingga jaraknya walau otak ilmuan ingin menembus yang tak terjangkau itu.

Merenung. Betapa kasih dan sayang-Nya tak berujung. Merenung tentang betapa kecil kuasa diri yang tak berdaya dihadapan kebesaran-Nya.

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: