Menunggu

Pentingnya menunggu anak bermain sudah sering dibicarakan dalam diskusi parenting. Memberi waktu bermain memuaskan keingintahuan anak akan suatu hal. Belajar bersosialisasi dengan teman karena di sana ia akan bersinggungan langsung. Belajar berbagi peran. Belajar mengomunikasikan. Pelajaran yang sangat berharga ketika dewasa kelak.

Menunggu anak bermain tanah. ‘Berlumpur’, bukan hal biasa. Istilah tepatnya berkubang. Kotor, basah, sangat mungkin berpotensi banyak kuman menempel. Menunggu anak berkubang, membiarkan anak merasakan sensasi lumpur hingga merasa cukup mengeksplor tanah becek itu. Menunggu dengan sabar. Bukan perkara mudah.

Semoga semakin banyak orang tua yang bisa sabar menunggu anak-anaknya menuntaskan keinginanya berkubang. Kelak ia tahu betapa kotornya lumpur yang telah digelutinya telah memberi ketuntasan kepuasannya.

@kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: