Menggigit

Yang menggigit itu gigi. Taringnya akan merobek-robek. Melumat dan menghancurkan melalui geraham.

Tapi bukan itu maksudnya.

Yang menggigit itu anjing. Gerrr sambil menyalak kuat. Menunjukkan gigi-gigi tajam. Siap menerkam.

Juga bukan itu maksudnya.

Ternyata yang menggigit adalah para penulis hebat. Menggigit hingga pandangan tetap fokus. Hati terpatri dengan kalimat-kalimat saktinya. Penuh makna. Menggugah nurani guru untuk menuliskan pengalaman belajar bersama anak-anak yang banyak terserak.

Ternyata yang menggigit adalah semangat untuk membuktikan bahwa guru juga harus punya karya fenomenal.

Ternyata yang menggigit itu adalah ide yang akan tertuang dalam tulisan.

Yuk menulis.

Kang yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: