KB / TK

Sekolah Alam Indonesia merupakan sekolah alam pertama yang didirikan di Indonesia pada tahun 1998. Saat itu salah satu layanan pendidikan yang dibuka adalah program pra sekolah dengan 3 siswa usia Kelompok Bermain. Kini layanan pendidikan pra sekolah yang ada meliputi Kelompok Bermain, Taman Kanak-kanak kelompok A dan Taman Kanak-kanak kelompok B.

Konsep KB-TK SAI terintegrasi dengan konsep Sekolah Alam Indonesia yang memiliki tiga pilar pendidikan yaitu akhlak mulia, kepemimpinan dan logika berpikr ilmiah. Konsep ini di KB-TK SAI diwujudkan dengan model pembelajaran yang berfokus pada anak dan disesuaikan dengan tingkat perkembangannya.

Di KB-TK SAI tiada hari tanpa bermain. Semua kegiatan didesain agar anak merasa gembira dan bahagia. Sekolah menjadi hal yang menyenangkan dan ditunggu-tunggu. Atmosfir ini sangat kondusif untuk usia mereka yang sedang berada dalam masa keemasan (golden age).

Guru di KB-TK SAI tidak hanya ibu guru, setiap hari bapak guru juga selalu menemani siswa-siswa bermain dan belajar. Berlari berkejaran, menendang bola, bermain kuda-kudaan, panjat badan dan bergelayutan di lengan bapak guru menjadi aktivitas sehari-hari yang menyenangkan. Sekolah Alam Indonesia  menerapkan konsep ayah bunda dimana selalu ada bapak dan ibu guru di setiap kelas. Pada usia dini, identifikasi gender merupakan salah satu tugas perkembangan. Konsep ayah bunda di sekolah akan membantu anak melewati tahapan ini dengan baik.

Di SAI alam menjadi bagian siswa sehari-hari. Kelas yang terbuka dengan banyak pepohonan membuat oksigen tersedia untuk dihirup siswa. Oksigen sangat dibutuhan otak sehingga diharapkan informasi selama proses belajar dan mengajar mampu diserap siswa secara optimal.

Selain itu, alam juga menjadi sumber ilmu yang tak terbatas. Alam akan mengenalkan siswa kepada Sang Maha Pencipta dan menjadi penghubung bagi anak untuk mempelajari kehidupan nyata. Alam juga menjadi alat yang efektif dalam menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak baik fisik, sosial, bahasa juga kognitif. Seluruh pembelajaran pada anak usia KB-TK berawal dari hal yang kongkrit dan alam menyediakan semua hal tersebut.

Siswa KB-TK SAI dikenal sangat mandiri. Di sini kemandirian diajarkan dalam seluruh aktivitas sehari-hari di sekolah dan di rumah dengan dukungan dari orang tua. “Bantu mereka agar mampu menolong diri mereka sendiri” menjadi slogan kampanye di KB-TK SAI.  Kemandirian siswa dapat dilihat dari semua level. Siswa KB sudah mampu ke kelas sendiri. Orang tua hanya mengantar hingga gerbang sekolah. Sementara TK A dan TK B memiliki program makan siang bersama setiap hari. Dalam aktivitas ini siswa secara mandiri belajar untuk menghabiskan makanan dan merapikan tempat makannya. Siswa TK B sudah mampu untuk istinja sendiri dan menginap satu malam di sekolah dalam aktivitas Day Camp. Siswa KB-TK SAI juga sudah sangat mandiri ketika ada aktivitas ke luar sekolah seperti berenang, outing tematik, dll. Mereka hanya ditemani guru dan tidak ada orang tua yang mendampingi.

Ada lagu yang biasa dinyanyikan anak-anak KB-TK SAI yang berjudul "Sekolahku".

Di sekolah aku bermain
Di sekolah aku belajar
Di sekolah riang gembira
Bersama teman-teman
Oo senangnya…..       

(Aditya Widi Nugraha)